Logo Bergolo
PEMDES BERGOLO
Kec. Ngawen Kab. Blora
Beranda Profil Desa Pemerintah Desa Berita & Kabar Peta Interaktif Produk Hukum Informasi Publik Lapak Desa Pengaduan Warga Pembangunan IDM & APBDes Kontak
Pemerintahan Minggu, 16 Agustus 2026 Dibaca 15 kali

Pemkab Blora Perkuat MBG, SPPG Didorong Gandeng Koperasi Desa dan Pihak Ketiga Kelola Sampah

Penulis: Administrator Desa
Pemkab Blora Perkuat MBG, SPPG Didorong Gandeng Koperasi Desa dan Pihak Ketiga Kelola Sampah

BLORA – Pemkab Blora mendorong penguatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui kerja sama antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), serta pihak ketiga untuk mengelola sampah.

Hal itu dibahas dalam rapat koordinasi pelaksanaan MBG di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Kamis (13/8/2026).

Rapat dihadiri Bupati Blora Arief Rohman, Wakil Bupati Sri Setyorini, Forkopimda, Pj Sekda, Satgas MBG, kepala OPD, camat, koordinator SPPG, yayasan pengelola SPPG dan seluruh kepala SPPG se-Kabupaten Blora.

Arief meminta SPPG dan KDMP membangun kerja sama yang saling menguntungkan. Menurutnya, KDMP dapat mendukung kebutuhan SPPG sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat desa.

"Saya berharap pengelolaan SPPG dan KDMP bisa saling sinergi dan bekerja sama," kata Arief.

Sejumlah SPPG disebut telah mulai bekerja sama dengan KDMP. Pemkab berharap praktik tersebut dapat diperluas dan menjadi contoh bagi SPPG lainnya.

Selain rantai pasok, persoalan sampah yang dihasilkan SPPG juga menjadi perhatian. Arief mendorong sampah, khususnya organik, tidak hanya dibuang tetapi diolah menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomi.

Ia mencontohkan kerja sama sejumlah SPPG di Kecamatan Japah dengan pihak ketiga dalam pengelolaan sampah organik.

"Ada yang dari Japah sudah bekerja sama dengan beberapa SPPG. Sampah organiknya diolah dan menghasilkan sesuatu. Dari pengalaman yang disampaikan, biayanya lebih murah daripada dikelola sendiri," ujarnya.

Menurut Arief, penggunaan jasa pihak ketiga dapat menjadi solusi bagi SPPG yang kesulitan menangani sampah secara mandiri.

"Ketika sampah diambil pihak ketiga dan bisa dimanfaatkan, persoalan sampah yang selama ini dialami SPPG bisa kita atasi bersama," jelasnya.

Pemkab Blora berharap sinergi antara SPPG, KDMP dan pengelola sampah dapat membuat pelaksanaan MBG berjalan lebih efektif sekaligus memberikan dampak ekonomi dan lingkungan bagi masyarakat.