Logo Bergolo
PEMDES BERGOLO
Kec. Ngawen Kab. Blora
Beranda Profil Desa Pemerintah Desa Berita & Kabar Peta Interaktif Produk Hukum Informasi Publik Lapak Desa Pengaduan Warga Pembangunan IDM & APBDes Kontak
Pemerintahan Minggu, 16 Agustus 2026 Dibaca 17 kali

147 Regu Adu Cepat di Blora, Panas dan Tanjakan Tak Halangi Lomba Gerak Jalan

Penulis: Administrator Desa
147 Regu Adu Cepat di Blora, Panas dan Tanjakan Tak Halangi Lomba Gerak Jalan

BLORA – Sebanyak 147 regu pelajar dan mahasiswa mengikuti lomba gerak jalan kecepatan waktu dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Blora.

Lomba digelar dengan start dan finish di Alun-Alun Blora. Peserta dilepas langsung Bupati Blora Arief Rohman bersama Wakil Bupati Sri Setyorini, Forkopimda dan jajaran kepala OPD.

Para peserta menempuh rute sekitar 5 kilometer melewati sejumlah ruas jalan di pusat Kota Blora. Di sepanjang lintasan, peserta harus menjaga kecepatan dan kekompakan untuk memburu catatan waktu terbaik.

Kepala Dinas Pendidikan Blora Sunaryo mengatakan lomba tahun ini menggunakan sistem kecepatan waktu. Setiap regu diberangkatkan dengan jeda satu menit.

"Siapa yang mencatatkan waktu tercepat sampai finish menjadi juara. Peserta dibagi beberapa kategori," kata Sunaryo.

Total 147 regu tersebut terdiri dari 50 regu SD putra, 26 SD putri, 19 SMP putra, 16 SMP putri, serta masing-masing 18 regu SMA/SMK dan perguruan tinggi putra-putri.

Penilaian dilakukan sejumlah juri yang ditempatkan di beberapa titik. Peserta diperbolehkan mendahului regu lain, tetapi dilarang berlari.

Bupati Arief mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan patriotisme, nasionalisme dan kecintaan terhadap Tanah Air di kalangan generasi muda.

"Semoga kegiatan ini menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan terhadap Indonesia. Nyanyikan lagu-lagu perjuangan di sepanjang rute agar semakin semangat," ujar Arief.

Sementara itu, Dandim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto turut melepas peserta. Salah satu regu yang mendapat perhatian khusus adalah SDN 1 Karangjati, sekolah yang pernah menjadi almamaternya.

"Ini sekolah saya. Semuanya semangat dan tampilkan yang terbaik," kata Yudhi kepada para peserta sebelum berfoto bersama.

Panas dan Tanjakan Jadi Tantangan

Persaingan terlihat sepanjang lintasan. Para peserta saling mendahului untuk mengejar waktu tercepat.

Tantangan semakin terasa ketika memasuki tanjakan Jalan Gunung Slamet sekitar kilometer ketiga. Sejumlah peserta mulai kelelahan, sementara regu lain memanfaatkan kondisi tersebut untuk mempercepat langkah.

Meski cuaca cukup panas, seluruh peserta tetap berusaha menjaga kekompakan hingga garis finish.

Hingga lomba berakhir, pemenang belum diumumkan. Panitia masih menunggu rekapitulasi hasil penilaian dari seluruh juri di lapangan.**Team website.